Senin, 23 November 2015

Lobang Jepang Saksi Bisu Penyiksaan Romusa


Terik sinar matahari disertai dengan hawa yang sejuk dikala siang ini, menjadi penambah semangat saya untuk melakukan perjalanan keliling kota Bukit Tinggi di Padang. Kota yang selain memiliki banyak ciri khas, mulai dari rumah adat yang unik, makanan dengan citra rasa pedas dan juga ternyata ada beberapa tempat sejarah, Lobang Jepang salah satunya. Lobang Jepang yang dahulunya merupakan tempat pesembunyian tentara Jepang pada saat menjajah Indonesia sekitar tahun 1944 dapat kita temui di Taman Panorama di daerah Bukit Tinggi. Tetapi sebelum masuk kedalam Lubang Jepang ini kita akan melewati berbagai pohon serta pemandangan yang indah dihiasi monyet-monyet yang berkeliaran ditaman yang diawasi oleh para penjaga keamanan di Taman Panorama ini. 

Berkeliling taman dengan berjalan kaki merupakan satu-satunya cara agar dapat sampai di Lobang Jepang, karena jalanan yang berbatu dan menurun tidak memungkinkan para pengunjung menggunakan kendaraan bermesin ataupun sepeda. Butuh waktu 10 menit untuk sampai pada tujuan utama kami, yaitu Lobang jepang. Dengan menyewa 1 orang pemandu perjalanan yang akan membantu saya dan rekan-rekan untuk lebih mengetahui jalan serta sejarah dari Lubang Jepang kami mulai menuruni tangga 1 persatu agar sampai di bawah tanah. 

ketika kita sudah memasuki Lobang Jepang, kita berada kira-kira 40 meter dibawah tanah, walaupun sudah berada dibawah tanah tetapi udara yang kami rasakan sangat sejuk sekali dan tidak merasa panas ataupun sesak, karena terdapat banyak pintu udara untuk memaksimalkan udara yang ada didalam Lobang Jepang. Tentu berada diruang bawah tanah kita tidak dapat berlama-lama, maksimal hanya 2 jam bagi setiap pengunjung untuk berada di dalam Lobang Jepang demi keamanan.

Didalam Lobang Jepang terdapat banyak sekali lorong-lorong seperti lorong bekas penyimpanan amunisi, ruang rapat, ruang makan romusa (warga Indonesia yang diculik dan dipaksa bekerja dengan Jepang), ruang penyiksaan, dapur, penjara dan ruangan lainnya yang akan terhubung satu sama lain dan memiliki masing-masing arti dari setiap lorongnya yang dapat kita kunjungi jika kita pergi ke Lobang Jepang. 

Tetapi ketika saya berkeliling, saya tertarik dengan 1 ruangan yang berada disudut pojok lorong dekat dapur yang dikatakan sebagai tempat paling mencekam yaitu ruang penjara dimana ditempat itu banyak sekali terjadi penyiksaan dan pembunuhan terhadap para romusa. Sayangnya ketika kami hendak menuju lorong, kami tidak diijinkann oleh pemandu jalan, karena demi alas an keamanan. Ruang yang masih dalam proses renovasi dan tingginya pun hanya 50cm sebagai pintu akses masuk kedalam ruang penjara masih ditutup sampai proses renovasi selesai. Padahal ruang yang masih asli dan belum direnovasi inilah yang mengisahkan banyak cerita paling menarik bagi kami maupun para pengunjung Lobang Jepang.

Disekitar ruang penjara, terdapat lubang kecil yang dulu digunakan sebagai lubang pengintaian. Selain untuk mengintai, lubang yang langsung terhubung dengan Sungai Sianok ini ternyata digunakan juga untuk menyimpan mayat-mayat yang dibunuh oleh tentara jepang di ruang penjara. Masih terdapat banyak sisa-sisa atau peninggalan sejarah tentara Jepang yang berada di ruang penjara itu sendiri.

Lanjut dari sekitar ruang dapur, kami pun berkeliling menuju lorong-lorong lain yang dimana selama kami berjalan, kami menemukan banyak kamera CCTV untuk keamanan para pengunjung dan lubang pintu angin serta pintu evakuasi yang berjumlah sebanyak 5 pintu. Karena di dalam Lobang Jepang jika kita masuk lewat pintu awal, kita akan keluar melalui pintu lain dan biasanya kita akan meminta orang untuk menjemput dan mengantarkan kita kembali atau Mengajak berkeliling keluar Lobang Jepang dan bisa menuju ke Sungai Sianok yang letaknya dekat sekali dengan Lobang Jepang. Tetapi kami tidak sempat mengunjungi Sungai SIanok karena kami harus pergi ke tempat lainnya.

Sekarang Lobang Jepang ini sedang dalam proses renovasi, karena menurut pemandu didalam Lobang Jepang akan didirikan sebuah kafe  dan mini teater untuk menayangkan film-film sejarah yang berkaitan dengan sejarah penjajahan Indonesia oleh Jepang dan dapat ditonton oleh para pengunjung yang memasuki Lobang Jepang. Sehingga para pengunjung akan mengetahui bagaimana sejarah sebelum Indonesia merdeka.

Share:

Senin, 02 November 2015

Cara Menjadi Atlet Taekwondo Profesional


Taekwondo merupakan seni bela diri yang berasal dari Negara Korea, dalam seni ini biasanya akan lebih dominan untuk menggunakan kekuatan kaki dalam melakukan berbagai macam serangan, seperti ; Momtong Ap Chagi, Eolgol Ap Chagi, Ball Chagi dan Dollyo Chagi. Taekwondo sendiri kini telah berkembang di dunia dengan 2 macam aliran yaitu WTF dan ITF. Seperti artis cantik Tya Ariestya yang merupakan atlet taekwondo yang selalu jogging dan berlari untuk menjaga pernapasan dan staminanya.
Berikut tips-tips agar dapat menjadi Atlet Taekwondo
1.       Latihan yang rutin.
Bukan hanya latihan di club taekwondo saja tetapi latihan dirumah bisa membantu memaksimalkan kemampuan anda sekaligus membantu anda untuk lebih percaya diri.

2.       Focus
Tetap fokus dalam melihat lawan saat akan menyerang, memperhatikan gerakan, teknik dan kelemahan lawan.

3.       Jaga emosi
Jangan mudah terpancing emosi. Jika anda emosi konsentrasi menjadi berkurang dan tidak fokus.

4.       Pantang menyerah
Jangan langsung menyerah ketika gagal, karena gagal adalah proses untuk menjadi lebih baik lagi. Terus berlatih dan belajar agar kegagalan tidak terulang.

5.       Mental
ketika akan berhadapan dengan lawan, kita sebaiknya memiliki mental yang kuat terlebih dahulu, jangan merasa takut apabila tingkatan sabuk kita berada dibawah lawan. Karena dengan adanya mental yang kuat kita akan tau bagaimana cara menghadapi lawan.

6.       Disiplin
Seorang atlet harus menekankan sikap disiplin, baik disiplin dalam pola makan dan tidur serta menghindari minuman keras dan rokok agar kondisi tubuh tetap dapat terjaga dengan baik.
Semoga beberapa tips tadi berguna untuk anda dan jangan lupa untuk terus berlatih.

Sumber :
https://crystalsweb.com/news/health/lari-jadi-cara-tya-ariestya-perkuat-tendangan-taekwondonya/
Share:

BTemplates.com

Diberdayakan oleh Blogger.